Mengenai Saya

Foto Saya
Hey sobat semua ayo bergabung dengan saya untuk berbagi pengetahuan.Saya Nanda Insan Mulia. mungkin saya tidak terlalu banyak tahu tentang pengetahuan tapi disini saya akan berbagi pengetahuan yang saya tahu :)

Rabu, 14 November 2012

Makalah jaring dan rantai makanan

-->
 Sorry makalah ini tidak disertai dengan cover dan contoh bagan jaring dan rantai makanannya...semoga bermanfaat :)







KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis telah panjatkan atas kehadirat Allah Yang Maha Esa, sang Pencipta alam semesta, manusia, dan kehidupan beserta seperangkat aturan-Nya, karena berkat limpahan rahmat, taufiq, hidayah serta inayah-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah dengan tema “RANTAI DAN JARING-JARING MAKANAN” yang sederhana ini dapat terselesaikan tidak kurang daripada waktunya.

Maksud dan tujuan dari penulisan makalah ini tidaklah lain untuk memenuhi salah satu dari sekian kewajiban mata Pelajaran IPA serta merupakan bentuk langsung tanggung jawab penulis pada tugas yang diberikan.

Pada kesempatan ini, penulis juga ingin menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu penyelesaian makalah ini baik secara langsung maupun tidak langsung.

Demikian pengantar yang dapat penulis sampaikan dimana penulis pun sadar bawasannya penulis hanyalah seorang manusia yang tidak luput dari kesalahan dan kekurangan, sedangkan kesempurnaan hanya milik Tuhan Azza Wa’jalla hingga dalam penulisan dan penyusununnya masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, kritik dan saran yang konstruktif akan senantiasa penulis nantikan dalam upaya evaluasi diri.

Akhirnya penulis hanya bisa berharap, bahwa dibalik ketidak sempurnaan penulisan dan penyusunan makalah ini adalah ditemukan sesuatu yang dapat memberikan manfaat atau bahkan hikmah bagi penulis, pembaca, dan bagi seluruh siswa-siswi SMK NEGERI 2 KARAWANG Amien ya Rabbal ‘alamin.

Wassalalam,

Karawang, 07 November 2012

(Nanda Insan Mulia)Penulis



DAFTAR ISI

Hal
Kata Pengantar ........................................................................................................................ i     
Daftar Isi ................................................................................................................................. ii      

BAB I        RANTAI MAKANAN ........................................................................................ 1
                   A. Komponen Rantai Makanan ........................................................................... 1 
                   B. Mekanisme Rantai Makanan........................................................................... 2 
                   C. Proses Alur Rantai Makanan.......................................................................... 3  

BAB II       JARING-JARING MAKANAN .......................................................................  4
A.    Mekanisme Jaring-Jaring Makanan ………………………………………..  6

DAFTAR PUSTAKA ............................................................................................................. 7
KATA PENUTUP ………………………………………………………………………….. 8
   


-->
BAB I
1.      RANTAI MAKANAN
Dalam ekosistem , terjadi sebuah proses yang dinamakan rantai makanan. Seperti  Tumbuhan à Fitoplanktonà Zooplankton à  Ikan Kecil à ikan besar . Proses makan dimakan anatara makhluk hidup ini disebut rantai makanan. Begitu pula didalam ekosistem laut, terjadi proses makan dimakan  diantara penghuni laut. Fungsi makanan dilaut adalah untuk menjaga makhluk hidup didalamnya.  Jangan samapai jumlah pemangsa lebih banyak dari pada  jumlah mangsanya karena akan mengakibatkan kepunahan makhluk hidup.
Menurut Campbell dkk, a food chain is the sequence of food transfer from tropic level to tropic level. Rantai makanan diartikan sebagai urutan perpindahan makanan dari taraf trofi ke taraf trofi lainnya. Pendapat lain mengatakan bahwa rantai makanan adalah perpindahan materi dan energi melalui proses makan dan dimakan dengan urutan tertentu.
A. KOMPONEN RANTAI MAKANAN DILAUT
Fitoplankton adalah penyedia makanan didalam rantai makan di laut atau juga di sebut Produsen. Ia merupakan makhluk hidup bersel satu yang sangat kecil, tidak bias dilihat oleh mata telanjang ( bias dilihat oleh micrososft dan hidupnya melayang-layang dilaut. Fitoplankton disebut produsen karena memliliki klorofil untuk membuat makanan sendiri melalui bantuan cahaya matahari. Proses ini disebut dengan fotosintesis. Contoh Fitoplankton adalah dinoflagellata dan diatomae.

Hewan kecil seperti ikan sarden , ikan hering, kepiting dan lobster memakan Zooplankton, dalamrantai makanan di laut zooplankton memakan fitoplankton disebut Konsumen I, zooplankton memakan zooplankton yang lebih kecil disebut konsumen II,  selanjutnya hewan kecil pemakan zooplankton (konsumen II) disebut Konsumen III.
Baik dalam rantai makanan maupun jaring-jaring makanan, terdapat beberapa istilah yang harus kita kita ketahui yakni :
a.         Produsen
Merupakan kelompok pertama dari rantai makanan yang biasanya terdiri atas tumbuh-tumbuhan hijau, yang mengkonversi sebagian energi dari matahari (melalui fotosintesis) melalui molekul-molekul organik yang digunakan dan disimpan dalam jaringannya. Pada ekosistem air, produsen utamanya adalah alga, sering dalam bentuk uniseluler yang membentuk fitoplankton.
b.         Konsumen
Merupakan hewan-hewan yang memakan tumbuhan hijau dan juga yang memakan satu sama lain. Konsumen primer adalah herbivora yang memakan tumbuh-tumbuhan produsen primer. Konsumen sekunder memakan konsumen primer, dan diikuti oleh konsumen tersier, kuartener, dan seterusnya dalam rantai makanan. 
c.         Dekomposer (pengurai)
Terdiri atas bakteri, jamur (fungi), tumbuhan atau hewan yang memakan organisme mati dan melepaskan zat-zat organik yang dihasilkan dari organisme itu ke rantai makanan.
Contohnya seekor rusa yang mati di padang rumput mungkin akan digerogoti oleh spesiespesies pemakan bangkai seperti burung bangkai dan gagak. Zat-zat yang tidak dimakan mengalami penguraian oleh bakteri dan jamur, sehingga bagian-bagian bangkai yang tidak dimakan oleh burung gagak, menjadi tersedia bagi organisme-organisme lain.
B.   Mekanisme Rantai Makanan
Pada rantai makanan terdapat tingkatan/urutan organisme. Tiap tingkat dari rantai makanan disebut tingkat trofi atau taraf trofi. Karena organisme pertama yang mampu menghasilkan zat makanan (autotrof)  adalah tumbuhan maka tingkat trofi pertama selalu diduduki tumbuhan hijau sebagai produsen. Tingkat selanjutnya adalah tingkat trofi kedua, terdiri atas hewan pemakan tumbuhan yang biasa disebut konsumen primer. Hewan pemakan konsumen primer merupakan tingkat trofi ketiga, yang terdiri atas hewan-hewan karnivora dan seterusnya sampai organisme mati dan diurai oleh dekomposer. Hasil rombakan dari dekomposer dapat dipergunakan kembali oleh organisme autotrof.
Berdasarkan jenis mata rantai pertamanya maka rantai makanan dapat dibedakan atas dua yakni tipe rantai makanan perumput  dan tipe makanan detritus. Dua jenis rantai makanan ini bisa terdapat dalam satu populasi atau beberapa populasi dalam suatu ekosistem.






C. PROSES ALUR RANTAI MAKANAN DILAUT

Begitulah proses rantai makanan dilaut. Bisakaha dibayangkan ketika salah satu trantai makanan itu terputus atau punah? Yang terjadi adalah ketidak seimbangan biota laut, ketika biota laut tidak seimbang, alam akan tidak seimbang lagi, pasti ada kelebihan mahkluk hidup yang akan mengancam kehidupan manusia.
BAB II
2.      Jaring-Jaring Makanan
.
Sebagai konsumen, hewan ada yang memakan produsen secara langsung, tetapi ada pula yang mendapat makanan secara tidak langsung dari produsen dengan memakan konsumen lainnya. Karenanya konsumen dibedakan menjadi beberapa macam yaitu konsumen I, konsumen II, dan seterusnya hingga konsumen puncak. Konsumen II, III, dan seterusnya tidak memakan produsen secara langsung tetapi tetap tergantung pada produsen, karena sumber makanan konsumen I adalah produsen. Peranan makan dan dimakan di dalam ekosistem akan membentuk rantai makanan bahkan jaring-jaring makanan. Perhatikan contoh sebuah rantai makanan ini: daun berwarna tanaman air (Produsen) -->detritus (Konsumen I) --> amfipoda (Konsumen II) --> ikan gurame (Konsumen III) --> manusia (Konsumen IV/Puncak).
Tiap organisme mungkin memakan atau dimakan lebih dari satu organisme dalam satu rantai makanan yang sama atau makan dari rantai makanan lain. Ini biasanya terjadi pada hewan karnivora taraf trofi tinggi.
Dalam ekosistem rantai makanan–rantai makanan itu saling berkaitan. Kebanyakan sejenis hewan memakan beragam, dan makhluk tersebut pada gilirannya juga menyediakan makanan untuk berbagai makhluk yang memakannya, maka terjadi yang dinamakan jaring – jaring makanan (food web). Jaring- jaring makanan merupakan rantai-rantai makanan yang saling berhubungan satu sama lain sedemikian rupa sehingga membentuk seperi jaring-jaring. Jaring-jaring makanan terjadi karena setiap jenis makhluk hidup tidak hanya memakan atau dimakan oleh satu jenis makhluk hidup lainnya.












 

Berikut gambar jarring-jaring makanan
A.        Mekanisme Jaring-Jaring Makanan
Pada jaring-jaring makanan tersebut terdapat beberapa rantai makanan
di antaranya adalah sebagai berikut.
a.       fitoplankton → zooplankton → ikan kecil → pengurai
b.       fitoplankton → zooplankton → ikan kecil → ikan besar → pengurai
c.      fitopankton → zooplankton → ikan kecil → predator → pengurai
d.      fitoplankton → zooplankton → ikan besar → pengurai
Pada gambar terlihat bahwa semua aktivitas makan memakan diakhiri oleh pengurai. Hal ini menunjukkan peran bakteri pengurai dalam ekosistem sangatlah penting yang berfungsi menguraikan dan menghancurkan zat penyusun tubuh menjadi hara yang selanjutnya zat hara ini kembali ke tanah. Dengan demikian pengurai merupakan penghubung antara konsumen dan produsen. Dengan adanya pengurai, akan menjamin ketersediaan zat hara sehingga kebutuhan tumbuhan akan zat hara tetap terpenuhi.
Apabila tumbuhan hidup subur, berarti tumbuhan tersebut menjamin ketersediaan makanan bagi herbivora. Meningkatnya herbivora menjamin ketersediaan makanan bagi karnivora. Dengan demikian dapatlah disimpulkan bahwa antara komponen dalam ekosistem yang satu dengan lainnya senantiasa berinteraksi dan terjadi kesalingtergantungan.
Berdasarkan gambar dan uraian di atas maka dapat disimpulkan bahwa dalam suatu ekosistem terjadi interaksi dan kesalingtergantungan antar organisme guna kelangsungan hidupnya.





DAFTAR PUSTAKA



i
 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar